Wednesday, 29 June 2016

Pengertian Routing, Table Routing, Protocol Routing




Routing
       Routing adalah proses pengiriman data maupun informasi yang dikirim dari jaringan satu ke jaringan   lainnya.
Konsep Dasar Routing
       Routing adalah proses yang dialami datagram untuk mencapai tujuan di jaringan TCP/IP. Konsep routing adalah hal yang utama pada lapisan internet di jaringan TCP/IP. Hal ini karena pada lapisan internet terjadi proses pengalamatan. Data-data dari device yang terhubung ke internet dikirim dalam bentuk datagram, yaitu paket data yang didefinisikan oleh IP. Datagram memiliki alamat tujuan paket data. Internet Protokol memeriksa alamat ini untuk menyampaikan datagram dari device asal ke device tujuan. Jika alamat tujuan datagram tersebut terletak satu jaringan dengan device asal, datagram tersebut langsung disampaikan.Jika alamat tujuan datagram tidak terdapat di jaringan yang sama, datagram akan disampaikan kepada router yang paling tepat. 

Jenis Routing 

A.    Routing Statis 
Routing Statis adalah routing yang penentuan tabel routing dilakukan secara manual oleh admin jaringan. Routing statis merupakan routing yang paling sederhana yang dapat dilakukan pada jaringan komputer. Routing statis cocok digunakan untuk jaringan yang berskala kecil karena penentuan tabel routing dilakukan secara manual dan tidak menggunakan protokol routing, jika routing statis digunakan untuk jaringan berskala besar, admin jaringan akan kerepotan pada penentuan tabel routing.
B.     Routing Dinamis
Routing Dinamis adalah routing yang penentuan tabel routing dilakukan secara otomatis oleh sebuah router dengan cara mendengarkan lalu lintas data dari router yang saling terhubung. Routing dinamis cocok digunakan untuk jaringan yang berskala besar karena penentuan tabel routing dilakukan secara otomatis tidak seperti routing dinamis yang penentuan tabel routing dilakukan secara manual, jadi admin jaringan tidak repot-repot dalam memasukan tabel routing. Routing dinamis berjalan menggunakan beberapa protokol routing antata lain :  
1. RIP (Routing Information Protocol).
2. IGRP (Interior Gateway Routing protocol).
3. EIGRP (Enchanced Interior Gateway Routing Protocol).
4. BGP (Border Gateway Protocol).
5. IS-IS (Intermediate System-to-Intermediate System). 
Tabel Routing 
Informasi yang terdapat pada tabel routing dapat diperoleh dari routing statis melalui perantara administrator dengan cara mengisi tabel routing secara manual ataupun secara routing dinamis menggunakan protokol routing, dimana setiap router yang berhubungan akan saling bertukar informasi routing agar dapat mengetahui alamat tujuan dan memelihara tabel routing. Ada 2 item yang harus dimasukan oleh tabel routing untuk mengirim paket data, diantaranya :
  1. Destination Address merupakan sebuah alamat pada jaringan yang dapat dijangkau oleh router
  2. Pointer to the Destination merupakan penunjuk yang akan memberitahukan bahwa jaringan atau  network yang dituju dapat terhubung dengan router.
Router akan menyesuaikan informasi yang terdapat pada tabel routing sebelum mengirimkan ke alamat tujuan sehingga tidak ada yang namanya salah sasaran dalam mengirimkan paket data.